Suap Anggota DPRD Jambi, Begini Kata Plt Sekda

Selasa, 05 Desember 2017 | 18:51
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
BAJU ORANGE: Plt Sekda Jambi Erwan Malik usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selatan (5/12). FOTO: AHMADI SULTAN/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Erwan Malik membantah  terlibat dalam kasus dugaan pemberian suap kepada anggota DPRD Jambi, Selasa (5/12). Dalam kasus tersebut Erwan telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Rabu (29/11).

Usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa sore, Erwan juga membantah telah mengembalikan uang yang diduga uang suap. "Nggak. Terima saja tidak," ujar Erwan di gedung KPK, Jakarta Selatan, sambil bergegas masuk mobil tahanan, Selasa (5/12).

Pada kasus dugaan suap pembahasan APBD 2018 itu, KPK untuk sementara baru menetapkan empat orang sebagai tersangka. Selain Erwan, tiga tersangka lainnya, yakni anggota DPRD Provinsi Jambi SUP, Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi ARN, dan Asisten III Provinsi Jambi SAI.

Sebelumnya Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengatakan, KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan empat orang tersangka, Rabu (29/11). 

Dalam kasus ini, lanjut Basaria, peranan masing-masing tersangka yakni Erwan bersama ARN dan SAI sebagai pemberi. Sementara, SUP diduga sebagai penerima hadiah atau janji.

Sebagai pihak yang diduga pemberi, pasal yang disangkakan adalah Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara untuk pihak yang diduga penerima, KPK menyangkakan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (uma)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%