Ini Salah Satu Pergerakan Wong Ndeso Bantu Negoro

Minggu, 03 Desember 2017 | 21:17
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
MITRA:Pergerakan Wong Ndeso Bantu Negoro menandatangani naskah kerjasama dengan pengusaha kecil minuman kesehatan yogurt di Cisarua, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (3/12). Foto: iwan tri wahyudi/INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Organisasi Pergerakan Wong Ndeso Bantu Negoro menandatangani naskah kerjasama dengan pengusaha kecil minuman kesehatan yogurt di Cisarua, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (3/12) .

Menurut Ketua Umum Pergerakan Wong Ndeso Bantu Negoro, H.Moh. Ismail, SH, MH dipilihnya produsen yogurt di wilayah Cisarua, Bandung Barat ini karena mereka memiliki inovasi produk yang cukup menarik.

”Saya bangga, hasil riset tim kami menyimpulkan bahwa produsen yogurt di Cisarua ini sangat inovatif dan kreatif sekali. Tinggal memoles sedikit sedikit di beberapa bagian, saya yakin program kemitraan yang kami lakukan bakal berhasil,” tegas Ismail lagi.

Disebutkan, dasar bisnis mereka untuk maju sudah ada jiwa bisnisnya brilian sekali, sangat membanggakan. Sehingga pihaknya yang akan berikan perhatian khusus misalnya pada sisi penampilan kemasan, kebersihan dan daya tahan produk.

Oleh karena itu, katanya, untuk memecahkan persoalan tantangan yang ada, maka pihaknya menurunkan tim ahli yang akan membimbing dalam bidangnya masing-masing.

Pada bagian lain, Ismail juga menyebutkan pentingnya pemasaran dan promosi. Oleh karena itu, pihaknya juga telah menyediakan seorang konsultan marketing dan promosi untuk bersama-sama melakukan perubahan perubahan untuk kemajuan.

Dalam acara penandatanganan naskah kerjasama yang disaksikan Kepala Desa Pasirhalang, Cisarua, Bandung Barat Asep Rohmat S.Pdi juga disampaikan pada tahap pertama ini pihak Pergerakan Wong Ndeso Bantu Negoro menyerahkan bantuan 2 unit kendaraan roda dua, 5 unit Freezer dan 1 unit inkubator produk dalam negeri khusus untuk membuat yogurt.

Ismail yang juga pengacara ini mengatakan, Pergerakan Wong Ndeso Bantu Negoro tidak berpolitik. Kiprahnya diam-diam masuk ke desa desa dan pada suatu saat menemukan obyek menarik dan bisa membangkitkan semangat bisnis warga desa, di sanalah pihaknya turun tangan.

”Kami tidak berpolitik, tetapi kami tidak antipolitik. Kami hanya memoles dan memberikan bimbingan, membangkitkan potensi-potensi di masing-masing desa. Sebenarnya setiap desa di Indonesia memiliki kekhususan potensi ekonomi dan budaya, kami tinggal mendorong saja, mereka senang, karena kami tidak mengikat,” katanya. (itw)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%