Buru-buru, Terjatuh Terobos Palang Pintu Kereta Api

Minggu, 03 Desember 2017 | 17:17
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : JPG/pojokpitu

INDOPOS.CO.ID - Tingkah warga Kota Surabaya memang beragam. Ada yang memilih taat aturan agar selamat saat di jalan.

Ada pula yang jadi pelanggar dengan seribu alasan. Jawa Pos mengabadikan beberapa potret pelanggaran di lintasan kereta api di kawasan Sidotopo.

Sekitar pukul 16.00 hujan turun cukup deras di Surabaya. Beberapa pengendara yang melintas di Jalan Kenjeran langsung semburat mencari tempat berteduh.

Bersamaan dengan itu, lonceng pos lintasan kereta api Sidotopo berbunyi. Sejurus kemudian, gantian sirene yang menyahut. Berlomba dengan suara hujan.

Dua pasang palang lintasan mulai turun. Berusaha memblokade arus lalu lintas yang padat itu agar pengendara tidak menyeberangi dua pasang rel double track.

Kadang, turunnya tersendat. Sebab, beberapa pengendara motor masih ngeyel melintas sambil menunduk.

Mereka yang berhasil lolos dari ''perangkap'' tersebut langsung tancap gas.

Palang pintu hampir tertutup sempurna. Suara hantaman keras tiba-tiba muncul dari barat. Braaak! Seorang pengendara motor terjatuh mendekati palang lintasan.

Pria yang mengendarai Honda Vario hitam-merah itu tersungkur saat mengerem. Dia hendak menerobos palang pintu KA.

Sayang, palang pintunya keburu turun sempurna dan menghalangi laju motor bernopol L 5909 QV tersebut.

''Ben kapok, niat nerabas arek iku mau,'' ujar Sucipto, warga yang berjualan dekat area tersebut.

Di palang pintu lintasan bagian timur tidak kalah seru. Seorang pengendara Honda Beat putih-merah nekat mengangkat palang pintu.

Saat itu seluruh pengendara sudah berhenti dan menunggu kereta lewat.

Palang pun menutup sempurna. Namun, pengendara bandel itu malah mengangkatnya dan nekat melintas sebelum kereta lewat.

''Yo ngene iki, nekat-nekat wong Suroboyo,'' ucap Budi, salah seorang penjaga pintu lintasan KA.

Petugas lainnya, Rincar, langsung meneriaki pengendara ngeyel tersebut. Dia tampak marah dengan kelakuan pengendara berkaus merah itu.

Rincar kesal karena punya tanggung jawab yang besar terhadap warga yang melintas. ''Nggak mikir kalau taruhannya itu nyawa,'' jelasnya. (mir/c15/ano/jpnn)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%