Pasar Aurkuning Bukittinggi Membara 12 Jam

Sabtu, 18 November 2017 | 09:00
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
MEMBARA: Pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka. Foto: Padang Ekspres

INDOPOS.CO.ID-Hanya berselang 18 hari pascaterbakarnya Pasa Ateh, kemarin (17/11), kebakaran hebat kembali terjadi di Kota Bukittinggi. Kali ini, giliran Pasar Aurkuning membara. Sedikitnya, 2.515 PKL (pedagang kaki lima) dan 236 pemilik ruko merugi.

Sampai sore kemarin (17/11) sekitar pukul 17.00, korbaran api masih terlihat di pusat grosir terbesar kedua di Indonesia itu, sejak pertama kali terbakar sekitar pukul 04.30. Mobil pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api.

Sulitnya akses mobil damkar masuk ke pusat kobaran api, menjadi penghambat bagi upaya pemadaman api ini. Para pedagang baru berupaya menyelamatkan dagangannya.

Sederet ruko dengan merek Viona, Zaki, Dean, dan Aneka Jaya, menjadi yang terbesar mengalami kerugian, setelah semua barang ludes dilahap api. Gudang di los besar dan tempat penyimpanan PKL di Lantai dua habis terbakar.

Hingga pukul 16.30, proses pendinginan masih terus berlangsung. Puluhan mobil damkar tetap standby di kawasan terminal pusat grosir konveksi itu. Sementara, puluhan personel polisi juga tampak berjaga-jaga memantau lokasi yang sudah dipasang police line tersebut.

Asap yang ditimbulkan bara api, terlihat masih saja mengepul di setiap sudut petak-petak kios di blok J pasar Aurkuning Bukitinggi. Ratusan pedagang tampak berjikabu mengeluarkan semua barang yang tidak terlanjur hangus terbakar. “Barang di gudang habis semua,” kata salah seorang pedagang yang bergegas menyandang karung barang dagangannya yang berhasil diselamatkan.

Kepanikan ini terlihat panik sampai sore ini. Ada yang emosi mendorong gerobak dagangannya, karena terhalang warga yang silih berganti melihat lokasi kebakaran. “Orang kena musibah, kalian menyempitkan jalan saja,” kata seorang pedagang sambil terus mendorong gerobak.

Data sementara yang dikumpulkan Bagian Humas Pemko Bukittinggi, tercatat sebanyak 2.515 PKL dan 236 pemilik ruko merugi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bukitinggi Martius Bayu mengatakan, proses pemadaman api dibantu 26 unit mobil damkar dengan jumlah personel mencapai 156 orang dari kabupaten/ kota di Sumbar.

Menurutnya, pemadam api berlangsung sejak pukul 04.30. Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30. “Sekitar setengah dua, kita sudah masuk tahap pendinginan. Tapi, ada dua petak toko yang terdapat api namun susah diterobos karena terkunci dan kini masih dipadamkan,” kata Martius Bayu di lokasi kebakaran seperti dilansir Padang Ekspres (INDOPOS GROUP). (r/JPG)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%