Pasca Penyerangan Polres Dharmasraya, Penjagaan Diperketat

Selasa, 14 November 2017 | 07:12
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
JADI ABU: Mapolres Dharmasraya yang dibakar terduga teroris. Foto: Padang Ekspres

INDOPOS.CO.ID—Sehari pascapembakaran Mapolres dan penyerangan terhadap aparat di Dharmasraya, Sumatera Barat, situasi sudah terkendali. Kedua pelaku terduga teroris itu sudah diotopsi, di mana salah seorangnya penjual es tebu. Sementara itu, sejumlah Kapolres menetapkan status siaga satu terhadap seluruh anggotanya.

”Penetapan siaga 1 bagi seluruh jajaran personel Polres Agam ini dilakukan, guna meminimalisir atau mengantisipasi hal-hal yang bakal terjadi, seperti menimpa Mapolres Dharmasraya,” kata Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi kepada Padang Ekspres (INDOPOS GROUP) di ruang kerjanya, Senin (13/11). 

Penetapan status siaga satu ini, tambah dia, berlangsung sampai situasi benar-benar aman dan kondusif. ”Kita sudah membagi personel sebanyak 200 personel terkait berbagai pola pengamanan, baik itu internal maupun eksternal. Tim ini bertugas mengamankan mapolres maupun polsek-polsek di wilayah hukum Polres Agam,”  katanya.

Hal sama juga terjadi di Sijunjung. Siaga satu ditetapkan di kawasan-kawasan rentan dimasuki pelaku teror, seperti asrama anggota, pusat keramaian, serta kantor layanan publik dan gedung pemerintah.

Pemeriksaan secara ketat juga diterapkan kepada kendaraan yang melaju di sejumlah jalur lalu lintas, titik rawan dan lainnya. Para pengemudi ini juga diperiksa surat-surat, identitas pengguna kendaraan, senjata tajam, serta indikasi zat-zat berbahaya lainnya.

”Ini merupakan perintah dari Kapolda. Penjagaan di Mapolres dan jajaran, kantor Polsek, serta perumahan dinas anggota polisi harus diperketat,” tegas Kapolres Sijunjung AKBP Imran Amir didampingi Kabag Ops Kompol Didik P.

 Kabupaten berbatasan langsung dengan Dharmasraya itu, juga menerapkan pengawal secara penuh. ”Artinya,  seluruh anggota saat ini harus dalam kondisi siap, siaga satu. Bila situasi mendadak urgency, pertahanan markas tidak boleh lemah,” tukasnya.

Pengamanan tak kalah ketatnya dilakukan Polres Solok Selatan (Solsel). Kapolres Solsel mengaku sudah melengkapi CCTV (kamera tersembunyi, red) dan penerangan luar/ dalam di Mapolres. ”Jadi, kita harus antisipasi dan bergerak dengan cepat. Agar tidak bernasib sama dengan mapolres tetangga. Apalagi, Polri sudah menjadi target di sejumlah daerah,” ungkap Kapolres Solsel, AKBP Mochamad Nurdin kepada Padang Ekspres, Senin (13/11) di Golden Arm.

Pihaknya sudah menginstruksikan ke anggotanya lebih meningkatkan kinerja pengamanan dan bergerak ke daerah-daerah di Solsel. Termasuk, peran babinsa dengan masyarakat dan stakeholders di 39 kenagarian di Solsel, intelijen di Polres Solsel pun harus lebih baik lagi bekerja.

Dengan wilayah hukum cukup luas, diakui Kapolres, pihaknya kesulitan menutup titik pada daerah sangat berat seiring terbatasnya jumlah personel. ”Kontijensi penambahan pejagaan dari dalam perlu dilakukan. Kemudian, rekan-rekan babin dan intelijen polsek harus lebih intens berkoordinasi dengan masyarakat,” tegasnya. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kapolres Kerinci dan Intelkam Polres Jambi.

Di samping itu, Polres Solsel juga sudah menutup aktivitas di pertambang emas (illegal mining, red). ”Tambang emas sudah kita hentikan. Semua ini demi keamanan dan kenyamanan kawasan tambang. Serta, menghindari konflik lainnya, apalagi akan memasuki tahun politik,” ujar dia.

Di Pesisir Selatan (Pessel), polres setempat juga meningkatkan kesiap-siagaan. ”Kesiagaan dan kewaspadaan dari segala hal yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat terus kita ttingkatkan. Termasuk, menjaga keselamatan diri, keamanan Mapolres, Polsek dan objek-objek vital lainya,” ungkap Kapolres Pessel, AKBP Fery Herlambang, kemarin (13/11).

Dia juga mengimbau masyarakat di daerah itu untuk tidak takut dan cemas, serta tetap beraktivitas seperti biasa. ”Jika ada hal yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian maupun instansi terkait lainnya,” tukas dia.

Di sisi lain, Kapolres Pasaman AKBP Reko Indro Sasongko menekankan kepada jajarannya agar meningkatkan kewaspadaan. ”Peningkatan kewaspadaan polisi meliputi penambahan anggota jaga pengamanan di Mako Polres dan Polsek, serta Pos Pengamanan dengan bantuan kepolisian,” ujarnya.

Untuk tempat-tempat keramaian, tambah Kapolres, pihaknya akan meningkatkan patroli, seperti pusat bisnis, obyek vital perbankan, dan lainnya. ”Patroli bisa bersepeda, roda dua, maupun roda empat,” ungkapnya.

Wakapolres Pariaman Kompol Nofriadi Zen juga menegaskan pengamanan Mapolres Pariaman diperketat. ”Meski demikian, untuk pemeriksaan terhadap tamu yang datang belum kami lakukan,” ujarnya. Termasuk, melakukan penambahan CCTV pada daerah belum terjangkau CCTV.

Pihaknya juga meminta masyarakat kembali mengaktifkan pengamanan di tingkat kelurahan dan desa tiap malam. ”Jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan, bisa langsung dilaporkan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kasubag Humas Polres Padangpariaman, Iptu Irwan Sikumbang mengatakan bahwa Kapolres sudah menginstruksikan seluruh personel dan jajaran polsek meningkatkan kewaspadaan keamanan.

Tidak hanya itu, kata Irwan pengamanan di pemukiman masyarakat turut ditingkatkan pihaknya. ”Kita selalu berkoordinasi dengan masyarakat lewat Babinkamtibmas. Jadi setiap permasalahan atau kejanggalan di masyarakat, pasti mereka tahu,” katanya

Di Padang, Polresta Padang juga memperketat pengamanan dan pelayanan SPKT (Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu). Personel penjagaan SPKT Polresta Padang memeriksa barang-barang bawaan tamu yang ingin mengurus keperluan di Polresta Padang. Penjagaan juga melibatkan personel dengan senjata laras panjang.

Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz menjelaskan, pihaknya sudah menginstrusikan kepada seluruh jajarannya untuk memperketat pengamanan. ”Seluruh personel telah disiagakan untuk mengatisipasi teror pembakaran agar tidak terulang di wilayah hukum Polresta Padang” katanya.

Pihaknya juga meningkatkan patroli dan melakukan diteksi dini, terutama di daerah yang berbatasan dengan tetangga. ”Saya juga mengimbau masyarakat, apabila mengetahui informasi terkait orang mencurigakan kiranya dapat segera melapor kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi menjelaskan, saat ini pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan di seluruh jajaran kepolisian di Sumbar. ”Memang kewaspadaan dan pengamanan kita tingkatkan, namun status kondisi Sumbar masih aman,” tegasnya. (r/atn/tno/yon/cr15/nia/g/roy/st/e/cr17/cr19/ita/jpg)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%