PALEMBANG

Perampok Beraksi 2 Jam Sebelum Presiden Datang

Jumat, 13 Oktober 2017 | 04:00
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID–Empat perampok menggegerkan kota Palembang. Pasalnya, mereka beraksi 2 jam 15 menit sebelum kedatangan Presiden Joko Widodo ke kota itu. Hebatnya, mereka sukses menggasak uang Rp30 juta dari dalam mobil Innova silver BG 1116 EE milik Eddy (40), kepala cabang (kacab) Petro Artha Indo.

Nahas itu menimpa korban di depan kantornya di Jalan Residen A Rozak, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Kamis (12/10), pukul 13.45 WIB.

Ceritanya, siang itu korban baru saja pulang mengambil uang tunai Rp30 juta dari sebuah bank di kawasan Celentang. Dia tak sadar kalau perjalanannya diikuti empat orang pria yang berboncengan naik dua sepeda motor. Begitu korban memarkirkan mobilnya di halaman depan kantornya, para pelaku langsung mendekat.

Dua pelaku merapat ke sisi kiri dan kanan mobil. Awalnya, pelaku mencoba membuka pintu sebelah kiri depan, tapi tak berhasil. Lalu, pelaku melempar kaca mobil sebelah kanan depan (kaca di samping kemudi) hingga pecah menggunakan busi.

"Lalu para pelaku mengacungkan pisau dan mengambil uang yang masih ada di tempat dekat rem tangan,"ujar korban kepada Sumatera Ekspres (INDOPOS GROUP). Sejumlah karyawan Petro Artha Indo, perusahaan exclusive distributor di bidang supply BBM HSD Petronas, yang ada di lokasi terkejut melihat bos mereka dirampok.

Mereka berusaha menolong. Namun, upaya mereka terhenti saat seorang pelaku mengacungkan senjata api dan memuntahkan peluru ke udara. "Setelah itu, mereka langsung kabur  membawa uang Rp30 juta milik perusahaan yang baru saya ambil dari bank," tutur korban.

Salah seorang karyawan Petro Artha Indo, Yuhardi (37) mengatakan, keempat pelaku menggunakan helm. Saat kejadian, dia dan teman-temannya sedang nongkrong di belakang kantor mereka. Begitu tahu bos mereka dirampok, Yuhardi dan kawan-kawannya langsung meneriaki para pelaku.

Teriakan itu membuat para pelaku panik. “Pelaku yang menembak pakai pistol itu terlihat bibirnya sumbing, Pistolnya warna silver. Kami sempat takut," bebernya.

Mendapatkan informasi perampokan itu, jajaran Polsek IT II diback up personel Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat ini masih dalam penyelidikan. Mudah-mudahan, para pelaku.bisa ditangkap secepatnya," ujar Hadi Wijaya. Kabid Humas Polda Sumsel AKBP Slamet Widodo mengatakan, Polda dan jajaran tidak akan tinggal diam terhadap para perampok tersebut. “Akan dicari sampai dapat. Jikwa melawan, terpaksa ditindak tegas,” katanya. (vis/JPG)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%