Kelola Tol Pettarani 30 Tahun, Groundbreaking Diundur 19 Oktober

Kamis, 12 Oktober 2017 | 15:54
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Tol dalam kota di Jl AP Pettarani akan dikelola investor selama 30 tahun. Terhitung sejak proyek ini rampung. Pemkot Makassar bersama Nusantara Infrastructure selaku pemodal, telah menandatangani surat pernyataan kehendak (letter of intent) di Rujab Wali Kota Makassar, Rabu (11/10). 

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny) mengatakan, penandatanganan surat kehendak kerja sama ini sebagai langkah awal sebelum pengesahan memorandum of understanding (MoU) bersama pemerintah pusat dan PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) sebagai rekanan dalam pembangunan tol ini. "Fokusnya di masa pengerjaan proyek yang ditarget hingga dua tahun. Selain itu penjajakan pengelolaan juga direncanakan hingga 30 tahun," ujar Danny.

Kata dia, penandatanganan MoU akan dilakukan setelah revisi seluruh desain teknis rampung. Revisinya ditarget tuntas paling lambat November. "Itu yang kami pastikan dahulu," ucapnya.

Kemarin, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, meninjau lokasi groundbreaking proyek Tol Pettarani, di unjung til reformasi. Syahrul memantau persiapan peralatan dan maket proyek. "Saya berharap 19 Oktober sudah dicanangkan. Jadi tidak ada alasan untuk ditunda. Kalau lihat maketnya, tol dalam kota ini seperti tiga tingkat," katanya.

Direktur Utama PT BMN-JTSE Anwar Toha, mengatakan groundbreaking tol Pettarani yang direncanakan 12 Oktober, tapi diundur karena menteri PUPR berhalangan. Kata Anwar, Menteri PUPR yang akan melakukan groundbreaking diminta menemani presiden kunjungan kerja ke Sumatera. "Sehingga Pak Menteri Basuki tidak sempat ke sini. Kami masih carikan waktu dengan Pak Gubernur. Kemungkinan menyesuaikan di puncak HUT Sulsel nanti pada 19 Oktober," bebernya.

Anwar melanjutkan, proyek tol Pettarani sebenarnya hanya sekitar 4,3 kilometer tetapi karena dimulai di tol seksi II sepanjang 850 meter, jadi totalnya sekitar 5,1 kilometer. Ini untuk tahap pertama. "Konstruksinya dimulai Maret tahun depan. Masa pengerjaan dua tahun dengan investasi Rp 2,3 triliun," jelasnya.

Untuk konstruksinya, kata Anwar, pihaknya sedang mengkaji model konstruksi yang terbaik dan efisien agar bisa menekan investasi. Selepas groundbreaking, masih ada beberapa pekerjaan yang perlu dibenahi.

"Ada utilitas yang harus diperhatikan di median jalan seperti pipa PDAM, kabel dalam tanah, hingga pepohonan. Untuk tahap selanjutnya pak Gubernur minta sampai Sungguminasa tapi kami kaji dahulu. Karena tahap awal ini sampai di depan Hotel Clarion," tutupnya. (fik/sal/kas/jpg)

Tol Dalam Kota di Jl AP Pettarani, Makassar

Dikelola investor 30 tahun

Pemodal: Nusantara Infrastructure

 Rekanan pembangunan: PT Bosowa Marga Nusantara

Groundbreaking 19 Oktober

Tahap I total  5,1 kilometer

Masa pengerjaan dua tahun

Investasi Rp 2,3 triliun

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%