Kapolda Jabar: Kami Sudah Kantongi Data Ormas Terindikasi Radikal

Jumat, 11 Agustus 2017 | 17:37
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Irjen Pol Anton Charliyan (Dok. JawaPos.com)

INDOPOS.CO.ID – Polda Jawa Barat menyebut telah melakukan pendataan terhadap seseorang maupun organisasi yang terindikasi masuk jaringan gerakan radikalisme. Kapolda Jabar Irjen Anton Charlian memastikan telah mengantongi semua nama. Namun, kata dia, tidak bisa disebutkan secara fulgar ke publik.

“Sesuai instruksi Kapolri, kami telah melakukan pemetaan dan pendataan terhadap setiap orang yang bernaung di instansi pemerintah maupun swasta di Jawa Barat. Termasuk ormas atau LSM yang terindikasi masuk dalam gerakan radikalisme,” kata Anton usai menghadiri acara Tatap Muka Kapolda dengan bupati, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM dan Ormas di Aula Sanggar Riang, Kuningan, Kamis (10/8).

Untuk mencegah pengaruh paham radikalisme semakin meluas, Anton akan berupaya melakukan pendekatan-pendekatan dan komunikasi dengan para pelakunya. Tujuannya agar tidak semakin menyimpang dan mengancam keutuhan NKRI.

“Namun jika melalui pendekatan tersebut pun tidak berhasil, maka kami akan berikan pembinaan khusus,” kata Anton dilansir Radar Kuningan (Jawa Pos Group).

Salah satu upaya pendekatan tersebut, kata Anton, salah satunya melalui kegiatan tatap muka dengan pemerintah daerah dan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan LSM. Dalam kesempatan tatap muka, Anton memaparkan bahaya gerakan radikalisme yang dapat mengancam keutuhan NKRI.

“Kami menghadirkan salah seorang warga Indonesia yang pernah tinggal di Suriah. Sejak negara tersebut masih damai dan damai hingga akhirnya masuk kelompok radikal ISIS memporakporandakan negara tersebut. Ini patut menjadi contoh masyarakat Indonesia agar bersama-sama melawan masuknya radikalisme yang dapat menghancurkan NKRI seperti yang dialami Suriah,” papar Kapolda.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Kuningan Acep Purnama dan para asisten daerah, kepala dinas serta pejabat penting lain. Selain itu hadir para tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan Ormas dan LSM se-Kabupaten Kuningan menyimak paparan Kapolda dan sejumlah narasumber yang menerangkan bahaya radikalisme. (yuz/jpg/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%