CSR

Warga Melawi Kesulitan Air Bersih

Kamis, 18 Mei 2017 | 22:33
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
DISARING: P&G itu melakukan edukasi sanitasi dan penyediaan air bersih di Melawi, bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Foto: joesvicar iqbal/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID-Di Indonesia, masih saja ada warga yang kekurangan air bersih. Seperti halnya di daerah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Warga di sana dilaporkan mengalami kesulitan air bersih.

Dampaknya,  kesehatan dapat terganggu dan pertumbuhan ekonomi pun terhambat. Akibatnya, warga masyarakat memanfaatkan air Sungai Kapuas untuk dikonsumsi.

P&G ingin menyentuh dan memajukan masyarakat dengan P&G berbagi air bersih bersama Wahana Visi Indonesia. Perusahaan itu melakukan edukasi sanitasi dan penyediaan air bersih di Melawi, bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

"Bantuan diberikan dalam bentuk air bersih diolah dengan P&G Purifier of Water. Sebuah inovasi produk yang dibuat oleh P&G. Bubuk Purifier of Water (POW) dalam kemasan sachet bekerja mengikat dan memisahkan kotoran yang terdapat di dalam air kotor dalam waktu 30 menit. Proses pemurnian dan penyaringan hasilnya air bersih," terang Corporate Communication PT. Procter & Gamble Home Products Indonesia Stephan Sinisuka.

Staf Ahli Ekonomi Kabupaten Melawi, Hendri Suin mewakili Bupati Melawi, Kalimantan Barat, menyebutkan, kegiatan berbagi air bersih ini sangat didukung pemerintah setempat. Sebab, dari 210 ribu Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 11 Kecamatan di Kabupaten Melawi kekurangan air bersih.

"Jadi di Kabupaten Melawi warga memanfaatkan Sungai Kapuas. Sebab, tidak ada lagi air yang layak dikonsumsi di Kabupaten Melawi ini," katanya.

Ada 2 Kecamatan yang mendapatkan bantuan, sambungnya, yaitu Kecamatan Pinoh Utara dan Ella Hilir yang mendapat kebutuhan mendasar. Di Sungai Kapuas sendiri pun tercemar oleh adanya pembangunan. "Dia berharap semua Kecamatan di sini mendapatkan bantuan air bersih tersebut," harap Hendri Suin.

Di mana air kotor berwarna kecokelatan yang sudah dimasukkan produk sachet POW P&G menjadikan hasil air yang bersih. "Sejauh ini tidak ada efek dalam jangka pendek maupun jangka panjang jika diminum baik oleh anak-anak maupun orang dewasa," tambah Stephan.

Di mana Indonesia ada 170 juta liter air disumbangkan oleh P&G Children's Safe Drinking Water, dengan target 200 juta liter air bersih untuk Indonesia. Diantaranya bantuan diberikan melalui 2 sekolah ada 800 siswa terdampak dan 1.500 KK melalui Puskesmas. "Sebab penyakit diare dan masyarakat yang belum dapat mengolah air bersihnya menjadi perhatian kami," ujar Hotmianida sebagai Team Leader Air Project WVI.

Untuk program air bersih ini akan dilakukan hingga Tahun 2018. "Kita ingin mengedukasi masyarakat dan merubah prilakunya," tandasnya.

Di Indonesia, sejak kejadian Tsunami di Aceh tahun 2004, gempa di Padang, Yogyakarta, NTT dan di Kalimantan Barat, dilakukan bantuan air bersih. Harapan P&G, ke depan air bersih itu sudah merata tersebar di Indonesia. Kita berharap kedepan menyentuh dapat memajukan terlebih kepada orang yang membutuhkannya.

Kemudian bagaimana menjaga air tetap bersih, air yang terkena debu pun bisa terkontaminasi. "Jadi selain penyediaan air bersih, juga dilakukan edukasi kepada masyarakat Melawi akan pentingnya pengelolaan dan konsumsi air bersih untuk kesehatan terutama anak-anak," tutur Stephan. (ibl)

 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%