Terlilit Utang, IRT Ini Pilih Minum Racun Serangga

Sabtu, 18 Maret 2017 | 12:30
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID–Ha (35), ibu rumah tangga yang tinggal di Remu Selatan, nyaris meregang nyawa akibat menenggak cairan Baygon yang dicampur air kelapa, Jumat (17/3) pagi. Beruntung, Ha yang kritis dengan mulut berbusa segera dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar.

Menurut data yang dihimpun Radar Sorong, Ha melakukan aksi nekad dengan menenggak cairan Baygon karena terlilit hutang. "Jadi si ibu ini terlilit hutang di rentenir, "kata Kapolsek Sorong Timur, AKP Dodi Pratama, S.IK melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Remu Selatan Polsek Sorong Timur, Bripka Sutrin Nanggong kepada Radar Sorong (INDOPOS GROUP).

Sutrin mengungkapkan, aksi nekad yang dilakukan Ha bermula sekitar pukul 09.00 WIT. Saat itu Ha meminta sejumlah uang kepada sang suami. Ia mengatakan harus membayar hutang kepada penagih yang akan datang ke rumahnya. Namun, sang suami tak lantas memberikan sejumlah rupiah yang diminta Ha. "Suami bilang nanti setelah dari pasar cari pinjaman dulu, "kata Sutrin.

Sang suami lalu meminta Ha untuk bersabar menunggu kepulangannya. Karena sesuai janji,  rentenir akan datang di waktu sore hari. Namun, entah apa yang ada dipikiran Ha, saat sang suami meninggalkannya seorang diri di rumah kontrakan, Ha seketika diselimuti perasaan kalut.

Ha kemudian nekad mengambil kaleng Baygon semprot. Ia lalu mencampurkan cairan baygon dengan air kelapa muda. Tanpa berfikir panjang, Ha diduga menenggak minuman yang diraciknya. Selang beberapa saat, seorang tetangga berkunjung ke rumah Ha. Saksi pun terkejut melihat kondisi Ha yang terbaring dengan tubuh mengejang.

“Pas suaminya masih di pasar, tiba-tiba sudah dapat telepon dari tetangga kalau istrinya sudah keracunan  keluar busa,”kata Sutrin.

Ha yang telah tak sadarkan diri langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Herlina, Remu Selatan untuk mendapatan pertolongan medis. Beruntung, aksi nekad Ha segera diketahui dan mendapat pertolongan medis. Sehingga nyawanya masih dapat diselamatkan.

Sekitar pukul 15.00 WIT, Ha diperbolehkan untuk menjalani rawat jalan di rumah. Pukul 19.00 WIT Bahabinkamtibmas Kelurahan Remu Selatan kembali menemui keluarga Ha. Kepada Bhabin, pihak keluarga mengungkapkan bahwa Ha terlilit hutang yang cukup besar di rentenir. Sang suami pun kesulitan untuk membayar hutang tersebut.

“Jadi saya ke rumah korban untuk mencoba mendengar langsung dari cerita si korban dan mencari solusi bersama,”kata Sutrin.

Sebagai bhabin Sutrin lalu berusaha untuk menghubungi sejumlah rentenir yang memiliki urusan dengan Ha. Kepada para rentenir, Sutrin meminta agar pembayaran dilakukan dengan cara menyicil sesuai kemampuan korban, dengan tanpa dipungut bunga.

“Kami buatkan pernyataan agar si korban tidak lagi melakukan pinjaman yang akan merugikan diri sendiri dan keluarga,”tuturnya.(ayu/Radar Sorong/JPG)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%