Distankan Pekanbaru Gelar Vaksinasi Rabies Door to Door

Jumat, 17 Maret 2017 | 22:20
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Jumlah hewan yang terkena penyakit rabies cukup tinggi pada 2016. Oleh karena itu, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru, menyurati kecamatan dan kelurahan di Pekanbaru untuk menyelenggarakan vaksinasi rabies secara door to door.

Dikatakan El Sabrina, kadis Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Pekanbaru, total vaksin rabies 2016 sebanyak 8524 ekor  degan rincian 3011 ekor anjing, 5454 ekor kucing, 59 ekor monyet.

Sedangkan untuk kasus gigitan sebanyak 173 kasus dengan rincian positif hasil lab 23 kasus, negatif hasil lab 2 kasus, lisis hasil lab 16 kasus, sedangkan kasus hilang 94 dengan artian, dan bebas observasi sebanyak 38 kasus.

"Maksudnya setelah 14 hari menggigit hewan penular rabies tersebut tidak mati atau masih hidup sehingga hewan penularan Rabies  tersbeut divaksinasi rabies ,Kalau untuk yang kasus hilang itu, setelah menggigit hewan itu hilang atau tidak ditemukan kembali biasanya itu hewan liar yg tdk berpemilik," ungkapnya, kemarin.

Dijelaskan, untuk kasus gigitan hewan rabies ini di 2016, yang paling banyak terjadi di Kecamatan Tenayan Raya." Dari semua kasus itu paling banyak di Senayan Raya," ungkapnya.

Sedangkan untuk vaksinasi rabies 2017 ini, lanjutnya, pelaksanaan tetap gratis degan cara vaksinasi rabies secara door to door dimulai dari Kecamatan Tenayan Raya yang direncanakan akan dilaksanakan sampai awal Mei mendatang.

"Oh pasti adalah setiap tahunnya. Saya baru saja menyurati camat dan lurah. yang menyatakan Distankan akan menyelenggarakan vaksinasi rabies door to door," katanya.

Saat ditanya masalah anggaran yang dipergunakan untuk vaksin tersebut, dijawab dari pemerintah pusat dan provinsi, sedangkan untuk anggaran APBD pihaknya hanya ada anggaran perjalanan dinas."Biasanya utuk vaksin, kita dibantu pemerintah pusat dan provinsi, kalau untuk jumlah anggaran saya belum tahu pasti, saya belum lihat,," tuturnya. (*1/jpg)

 

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%