Waspada! Satpol PP Gadungan Kerap Mengincar Remaja Pacaran

Rabu, 11 Januari 2017 | 23:00
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Kelakuan Rusli (44) dan Matsau (31) sungguh tak patut ditiru. Betapa tidak, Keduanya mengaku-ngaku sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta melakukan pencurian dengan pemberatan dengan menakuti-nakuti korbannya.

Rata-rata korban yang diincar pelaku berusia remaja dan sering nongkrong di Sport Center Sampuraga Baru, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

 Kini kedua Satpol PP gadungan itu telah dibekuk anggota Polsek Arut Selatan (Arsel) setelah mendapatkan laporan dari korban yang merasa dikelabui tersangka.

Panit I Reskrim Polsek Arsel Aiptu Elka Sembiring menerangkan, tindak pidana curat itu terjadi pada 17 Desember 2016, sekitar pukul 20.30 WIB. Pelaku Matasau ditangkap pada 22 Desember 2016 di jalan LKMD. Pihaknya menyita barang bukti seluler dan masker penutup mulut. Sekitar satu jam kemudian, Rusli diringkus di Jalan Samari, tak jauh dari TKP.

"Pelaku menggunakan senjata tajam berupa celurit yang saat ini dibawa pelaku yang lainnya," ujar Sembiring dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group), Rabu (11/1).

Dia menjelaskan, pelaku berjumlah empat orang. Dua pelaku lain masih dalam pengejaran. Tersangka yang tertangkap merupakan pengangguran. Selain itu, Rusli merupakan residivis kasus yang sama. "Keduanya sudah kita kantongi namanya, namun belum bisa kita lakukan penangkapan," katanya.

Menurut Sembiring, modus pelaku mengaku sebagai anggota Satpol PP dan mendatangi orang pacaran atau remaja yang nongkrong di Sampuraga Baru. Pelaku kemudian mengincar dan mengintai korban terlebih dahulu. Setelah kondisi memungkinkan, mereka mengaku Satpol PP dan mengancam akan membawa korban ke kantor Satpol PP.

"Handphone diambil dan uang diambil, disuruh besok datang lagi untuk mengambil barangnya, ternyata tidak ada," ujarnya.

Sembiring menduga sudah banyak yang menjadi korban kelompok anggota Satpol PP gadungan tersebut. Namun, hanya satu orang saja yang melaporkan kejadian tersebut ke pihaknya. Pelaku telah ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

"Kita berharap korban lainnya segera melaporkan ke kami (Polsek Arsel). Kebetulan yang kita tangani masih satu perkara, sementara yang lain terus kita kembangkan," tuturnya.

Sementara itu, Rusli mengaku baru pertama kali menjalankan aksinya dan diajak oleh S dan N yang kabur. Dia bertugas mengintai korban, seperti remaja yang berpacaran di lokasi tersebut. Setelah kedapatan mesum, barulah dia mendatangi korbannya dan mengaku sebagai anggota Satpol PP, kemudian menyita barang korban.

"Baru pertama kali. Itu aja diajak oleh S dan N," ungkap Rusli. (jok/ign/fab/JPG)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%